Hot Article

Review Record of Ragnarok menghina agama Hindu dan Kristen?

 

Review Record of Ragnarok menghina agama Hindu dan Kristen?

Alur cerita anime 

Review Record of Ragnarok menghina agama Hindu dan Kristen? - Setelah sebelumnya kita telah membahas tentang topik yang berjudul ajaran Islam di dalam anime tentang surga dan neraka dan satu lagi topik yang berjudul ajaran Islam di dalam anime Kaitou Joker dan Magic Kaito. Nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang topik yang berjudul review Record of Ragnarok menghina agama Kristen dan Hindu?. Oke tanpa berlama-lama lagi mari langsung saja kita kupas artikelnya.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bagaimana kabar kalian? semoga masih diberi kesehatan, kesempatan dan keceriaan, sehingga masih bisa menikmati suguhan video artikel-artikel berkualitas dari channel egagology. Dan jangan lupa juga untuk like, subscribe dan share video dari kami ke grup chatting komunitas kalian agar channel ini bisa menjadi wadah berkumpulnya para weeaboo-weeaboo barokah di seluruh dunia.

Oke sesuai judul, hari ini kita akan membahas anime yang sebenarnya juga sudah saya prediksi, bahwa anime ini akan menjadi salah satu anime paling kontroversial di tahun ini.
Ya, anime itu berjudul Record Of Ragnarok atau yang dalam bahasa Jepangnya juga berjudul Shuumatsu no Valkyrie. karena itulah tidak lengkap rasanya jika judul video ini juga tidak menambahkan kata “penghinaan” di dalamnya. Ya, anime ini sendiri memang mengambil tema cerita yang cukup sensitif, yaitu tentang pertarungan antara para Dewa dari berbagai agama dan kepercayaan, yang diceritakan mengikuti pertarungan satu lawan satu melawan para pahlawan-pahlawan dari kalangan manusia yang diambil dari berbagai zaman peradaban manusia.

Shuumatsu no Valkyrie

Sekedar info Record of Ragnarok atau yang dalam bahasa Jepangnya juga disebut Shuumatsu no Valkyrie adalah anime yang diadaptasi dari serial manga buatan Jepang yang ditulis oleh Shinya Umemura dan Takumi Fukui dan diilustrasikan oleh Ajichika. Serial ini sendiri bergenre seinen, dan ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2017 di majalah bernama Monthly Comic Zenon yang diproduksi oleh perusahaan Tokuma Shoten.
Animenya sendiri di garap oleh rumah produksi bernama Graphinica dan didistribusikan serta ditayangkan eksklusif di salah satu jaringan penyedia layanan media streaming digital terbesar asal Amerika Serikat yaitu Netflix.
Ya seperti yang telah saya katakan di atas, anime ini bergenre Seinen alias anime yang dikhususkan untuk pembaca atau penonton dari kalangan dewasa.Namun selesai menonton anime ini, saya cukup merasa sedikit bingung dengan penceritaan dan genre yang diusung dari anime ini. Secara visual dan ilustrasi, memang dan ini penuh dengan adegan-adegan pendarahan dan adegan mutilasi di mana-mana.Namun secara alur cerita, anime ini justru lebih mengarah kepada anime bergenre shounen alias anime yang ditujukan untuk para kalangan remaja seperti halnya anime One Piece, Naruto. Dragon Ball dan lain sebagainya. Hal ini bisa dilihat dari adegan pertarungan antara Adam melawan Zeus di episode 6-8. Dimana diceritakan bahwa Zeus bertanya kepada Adam. Apa alasan sebenarnya kamu datang kesini untuk melawan para Dewa. lalu Adam pun menjawab bahwa alasannya bukan kebencian dan balas dendam. dan ia pun mengatakan bahwa "Apakah butuh alasan untuk melindungi anak-anakku". Lalu di adegan selanjutnya di perlihatkan bahwa semua manusia-manusia yang menonton pertandingan tersebut merasa terharu dan bangga kepada bapak moyang mereka tersebut.

Review Record of Ragnarok

Ini sedikit…..hmmm....gimana ya? mungkin bisa dikatakan antara absurd dan tidak nyambung kali ya. Karena antara pertanyaan yang ajukan oleh Zeus dengan jawaban yang dikemukakan oleh Adam sama sekali tidak berhubungan. Ya, mungkin hal ini juga disebabkan karena Adam sangat membenci para Dewa, dan menganggap mereka semua sebagai musuh yang harus dikalahkan untuk melindungi para umat Manusia yang menjadi keturunan dari Adam. Namun yang lebih lucu justru adalah di adegan selanjutnya, para Manusia alias para keturunan-keturunan dari Adam dan Hawa tersebut, justru bersatu dan berdoa untuk kemenangan Adam. Yang jadi masalah adalah mereka berdoa kepada siapa? Ya,mungkin Sang kreator sedang membuat situasi emosional yang yang dilimpahkan kepada karakter Adam tersebut,tapi bagi saya hanya justru sangat memaksakan diri dan terkesan aneh sekaligus absurd untuk dimasukkan dalam genre Seinen, yang kita ketahui lebih mengutamakan hal-hal yang logis dan bersifat dewasa,berbeda dengan genre shounen yang memang lebih banyak menceritakan tentang hal-hal yang heroik dan penuh dengan motivasi-motivasi yang membuat haru biru.
Selain itu juga, penampilan Adam yang sama sekali tanpa busana dan hanya menggunakan dedaunan yang menutupi kemaluannya.Juga membuat saya terheran-heran dan juga membuat saya tersenyum sendiri saat menontonnya. Hal yang terlintas dari pikiran saya adalah apakah Adam tidak masuk angin dan tidak malu bertarung di depan banyak orang dengan keadaan tanpa busana sedikitpun. Dan reaksi yang saya dapatkan justru antara perasaan kasihan namun juga terlihat kocak melihat penampilan Adam.
Selain adegan tentang pertarungan antara Adam dan Zeus, ternyata di pertemuan pertama juga antara Lu bu melawan Thor, juga tidak luput dari hal-hal absurd dan tidak wajar. Dimana di episode ke 4 dari anime ini ketika Lu Bu akhirnya memperlihatkan serangan pamungkasnya kepada Thor.Ia melakukan serangan tersebut sambil menunggangi kuda kesayangannya.Namun karena kerasnya tenaga yang diciptakan oleh serangan pamungkas tersebut. Membuat ia secara tidak sengaja menginjak kudanya yang sedang ditungganginya tersebut, sehingga hal itu membuat kudanya memuntahkan darah.
Namun yang aneh adalah di adegan selanjutnya justru kuda tersebut tetap berlari dengan gagah berani tanpa merasa kesakitan sedikitpun. Seolah adegan muntah darah yang ada di adegan sebelumnya tersebut hanyalah adegan sisipan yang tidak ada makna sama sekali.
Ya dari adegan-adegan aneh di atas dan dari konsep ceritanya sendiri Memang sudah bisa disimpulkan bahwa anime Ini adalah sebuah anime parody, seperti halnya anime berjudul One Punch Man.Ya secara jelas Anime Record of Ragnarok ini memparodikan kisah-kisah dan kepercayaan kepercayaan yang melekat di masyarakat di seluruh dunia.
Ini semakin jelas ketika saya Mengikuti alur cerita anime ini.
sebagai contoh adalah terdapat di episode 8, dimana di perlihatkan bahwa Dewa Siwa, salah satu Dewa dalam agama Hindu.Di perlihatkan dengan sangat kocak dan terlihat ketakutan ketika ia di gertak oleh Dewa lainnya yang bernama Zeus. Adegan ini bahkan sempat membuat Komunitas penganut Hindu marah dan memprotes adegan tersebut. DIkutip dari laman Hot.Detik.com, Tokoh agama Hindu yang bernama Rajan Zed diketahui memprotes sang pembuat anime tersebut. Ia menganggap bahwa sosok sang dewa Siwa ditempatkan keliru dalam anime ini.
Netflix sendiri telah menanggapi protes tersebut, mereka mengatakan "Kami di Netflix menghormati semua agama, komunitas, dan budaya serta tradisi mereka. Kisah-kisah yang ada di layanan kami tidak dimaksudkan untuk tidak menghormati atau menyakiti sentimen komunitas atau kelompok mana pun,"
Ya, meski begitu setidaknya tokoh Hindu tersebut telah mengambil cara yang benar, yaitu memprotes langsung adegan pelecehan anime kepada sang pembuatnya . Bukan justru malah memprotes pada para tukang review anime.
Selain,agama Hindu ternyata agama Kristen juga tak luput dari parodi yang dilakukan oleh anime ini.
Tepatnya pada kisah asal usul alias flashback dari Adam di episode 7 dari anime Record of Ragnarok ini.
Diceritakan bahwa Adam keluar dari surga adalah karena kecewa kepada para dewa yang telah memfitnah eve telah memakan buah apel yang dilarang oleh mereka.
Padahal sejatinya Eve telah difitnah oleh seorang ular jadi-jadian yang sebenarnya jatuh cinta padanya.
Ya kisah inilah yang menurut saya adalah sebuah penghinaan terhadap agama Kristen, karena asal-usul dari kisah Adam ini sendiri diambil dari kisah-kisah dalam kitab Injil kitab nya agama Kristen.
Ini bisa ditunjukkan dari adanya adegan ular yang menggoda Eve dan juga apel yang dimakan oleh Adam dan Eve,lalu keadaan Adam yang telanjang bulat di dalam surga juga mengindikasikan bahwa ini adalah kisah Adam yang diambil dari kitab agama Kristen.
Yang membuat lucu di sini justru adalah ketika Eve digoda oleh ular tersebut, ternyata menggoda Eve adalah karena iri kepada Adam yang merupakan suami sah dari Eve.
Buah yang dimakan oleh Adam dan Eve juga adalah dikatakan sebagai buah pengetahuan. Jadi ketika Adam memakan buah tersebut yang mendapatkan sebuah kemampuan yang dinamakan mata Ilahi. karena kekuatan tersebut pada akhirnya bisa membunuh para penjaga penjaga dari pengadilan langit dan juga menantang para dewa. Namun para Dewa di sana tidak ada yang bisa menghentikan apa yang dilakukan oleh Adam. Setelah puas membangkan dan menghina para Dewa-Dewanya, Adam pergi dari Langit dan turun ke bumi.
Ya, seperti yang telah saya katakan di atas, ini merupakan sebuah parodi dari kisah Adam dan Eve di dalam Injil. Dimana di dalam kitab injil diceritakan bahwa Adam dan Eve diciptakan oleh Tuhan untuk mendiami sebuah tempat yang bernama Taman Eden. Lalu Eve digoda oleh iblis yang menyamar menjadi seekor ular, untuk memakan buah apel yang dinamakannya sebagai buah pengetahuan. Karena jika memakan buah tersebut maka manusia akan memiliki kemampuan untuk membedakan yang mana yang mana yang benar dan mana yang salah,
Seperti dikatakan dalam Injil Surat Kejadian 3 ayat 4-5
3:4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan i itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati 2 , 3:5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah 3 , j tahu tentang yang baik dan yang jahat."
dan Kejadian 3 ayat 7, dikatakan
3:7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang 6 ; n lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. o
serta Kejadian 3 ayat 12-23
3:12 Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kau Tempatkan di sisiku, w dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan." 3:13 Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: "Apakah yang telah kau perbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku 8 , x maka kumakan." 3:14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah y engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmu lah engkau akan menjalar dan debu tanahlah z akan kaumakan seumur hidupmu. 3:15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu a dan keturunannya; b keturunannya akan meremukkan kepalamu, c dan engkau akan meremukkan tumitnya 9 ." 3:16 Firman-Nya kepada perempuan itu: "Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak 10 ; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; d namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu. e "

3:23 Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden t supaya ia mengusahakan tanah u dari mana ia diambil.
Ya berbeda dengan kisah penciptaan Adam dan Eve yang tercantum dalam kitab agama Kristen alias Injil,yang mengatakan bahwa Adam dan Eve diusir dari surga oleh Tuhan karena memakan buah terlarang alias Apple Of Eden. Dalam Al Quran ternyata Adam dan Eve diturunkan ke bumi bukan karena melakukan kesalahan yaitu memakan buah yang terlarang.
Melainkan,alasan mengapa Adam dan Eve diturunkan ke bumi adalah karena tujuan penciptaan manusia itu sendiri adalah bertujuan untuk dijadikan seorang khalifah di muka bumi.
seperti yang dikatakan dalam Al Quran surat Al-Baqarah ayat 30 yang berbunyi
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan mensucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”

Lalu mengapa Adam dan Hawa diturunkan kan ke muka bumi setelah melakukan apa yang dikatakan sebagai sebuah kesalahan?dan mengapa juga Allah melarang Adam dan Hawa untuk memakan buah terlarang tersebut.
Ya semua hal itu sebenarnya dimaksudkan sebagai sebuah pelatihan bagi Adam dan Hawa untuk menjalani kehidupan di muka bumi. Dan terbukti Adam dan Hawa akhirnya lulus dari ujian tersebut.
Karena mereka berdua alih-alih saling menyalahkan dan dan berlaku sombong kepada Allah,mereka justru bertobat dengan sangat sungguh-sungguh kepada Allah dan berjanji tidak akan melakukan kesalahannya.
seperti yang tercantum dalam Al Quran surat Al-A'raf ayat 23
Keduanya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”
Ya, selain fakta adanya perbedaan mendasar dari kisah Adam dan Hawa yang terdapat dalam ajaran Kristen dan ajaran Islam. Ternyata terdapat fakta menarik lainnya yang berasal dari kisah Adam dan Hawa dalam kitab Injil tersebut. Fakta menariknya adalah ternyata kisah dalam kitab Injil di atas juga berhubungan dengan penemuan anestesi alias obat penghilang rasa sakit yang ditemukan oleh para ilmuwan ilmuwan Islam pada zaman keemasannya.
dikutip dari laman republika.co.id
Menurut Profesor Taha,Peradaban sebelum Islam dan kebudayaan lain yang sezaman dengan dunia Islam memandang, penderitaan karena rasa sakit merupakan harga yang harus dibayar seorang manusia atas dosa yang diperbuat.
seperti yang dikatakan dalam Injil surat kejadian ayat 15-16 diatas
Namun, para dokter Islam menolak konsep yang menyatakan rasa sakit sebagai hukuman dari Tuhan. ''Itulah yang mendorong para dokter Muslim mengembangkan bidang anestesi.
Oke, sekian dulu pembahasan kita tentang video yang berjudul review Record of Ragnarok menghina agama Kristen dan Hindu?Semoga video ini bisa bermanfaat untuk kalian dan jangan lupa juga untuk like subscribe dan share video dari kami ke grup chatting komunitas kalian agar channel ini bisa menjadi wadah berkumpulnya bagi para weeaboo weeaboo barokah di seluruh dunia akhir kata assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh salam hangat egagology


Review Record of Ragnarok menghina agama Hindu dan Kristen?

Tidak ada komentar

Translate