Kesalahpahaman kita,tentang MUKJIZAT

BACA JUGA

Kesalahpahaman kita,tentang MUKJIZAT


Mukjizat,kata ini dalam beberapa hari ini sering sekali terdengar pada siaran televisi akhir-akhir ini.Khususnya pada pemberitaan Musibah yang berturut turut terjadi di Indonesia.Semakin jelas ketika pada senin lalu,ada terjadi kecelakaan Pesawat yang jatuh ke laut.Banyak dari keluarga korban,yang ketika ditanya harapannya.Mereka mengatakan “masih berharap adanya Mukjizat”.Namun,bagi ane yang mendengarkan kata kata itu seolah sedikit sangsi dan terasa aneh dengan kata-kata yang menurut ane,kurang tepat untuk di katakan.Seolah olah,Mukjizat di ibaratkan sebagai sebuah keajaiban dan sesuatu yang di luar kebiasaan dan sesuatu yang luar biasa.

Definisi

Kesalahpahaman kita,tentang MUKJIZAT


Padahal,dikutip dari wikipedia secara bahasa Kata mukjizat berasal dari kata bahasa Arab yang berarti melemahkan, kata 'ajaza' yang berarti lemah.Secara istilah sendiri,mukjizat berarti kemampuan luar biasa yang diberikan Allah kepada Nabi/utusannya,sehingga sang Nabi dapat membuktikan bahwa dia emang seorang Nabi.Atau dalam bahasa ane,mukjizat itu adalah sesuatu yang mustahil dilakukan seseorang,karena orang itu tak pernah,bahkan tak mengenal suatu bidang ilmu yang menjadi mukjizat itu....Tetapi,atas izin Allah....mereka dapat melebihi berkali kali lipat kemampuan para ahli pada bidang ilmu itu..Dengan kata lain,mukjizat sudah pasti hanya eksklusif di berikan pada Nabi/ utusan Allah.Dan,kemampuan ini di tujukan untuk membuktikan akan adanya keberadaan Tuhan di alam semesta.

Jadi jelaslah,bahwa mukjizat hanya digunakan buat “membuktikan” adanya Tuhan.BukanMukjizat,kata ini dalam beberapa hari ini sering sekali terdengar pada siaran televisi akhir-akhir ini.Khususnya pada pemberitaan Musibah yang berturut turut terjadi di Indonesia.Semakin jelas ketika pada senin lalu,ada terjadi kecelakaan Pesawat yang jatuh ke laut.Banyak dari keluarga korban,yang ketika ditanya harapannya.Mereka mengatakan “masih berharap adanya Mukjizat”.Namun,bagi ane yang mendengarkan kata kata itu seolah sedikit sangsi dan terasa aneh dengan kata-kata yang menurut ane,kurang tepat untuk di katakan.Seolah olah,Mukjizat di ibaratkan sebagai sebuah keajaiban dan sesuatu yang di luar kebiasaan dan sesuatu yang luar biasa.

Jadi jelaslah,bahwa mukjizat hanya digunakan buat “membuktikan” adanya Tuhan.Jadi,mukjizat tak bisa dikatakan sebagai “keajaiban”,karena maknanya berbeda.

Dalam perkembangannya,ada beberapa kisah yang mengatakan bahwa,orang orang alim yang mempunyai kemampuan khusus,seperti bisa terbang,jalan diatas air dll.Dalam hal ini,ane mengatakan pada.Kita jangan terlalu percaya pada kisah kisah itu semua.Karena,selain gak bisa di buktikan secara ilmiah,tidak bisa sesuai dengan logika,dan bahkan sumber kisahnya pun tak dapat dikatakan sebagai sebuah kevalidan kisah nyata.Biasanya,kisah ini sudah bercampur dengan kisah kisah cerita rakyat.So,sudah pasti cerita rakyat itu penuh dengan berbagi mitos dan fiksi.

Karomah dan kebohongan

Kesalahpahaman kita,tentang MUKJIZAT

 

Lalu,bagaimana tentang karomah sahabat Nabi yang dikatakan dalam beberapa hadist?Itu jelas,tergantung hadistnya.Bila,hadist itu dikatakan shahih dan valid,maka bisa di terima sebagai sebuah kenyataan.Yang saya maksud disini adalah,beberapa kisah seperti kisah wali songo misalnya.Ada sebuah kisah yang pernah ane dengar dalam sebuah ceramah bahwa,ada sebuah sumur kering.Lalu datanglah seorang wali itu,lalu dia meludah di sumur itu.Lalu keluarlah air.Ini dalam prespektif saya sebagai seorang yang rasionalis,pastinya hanya 2 kemungkinan.Antara itu hanya kebetulan,atau emang kisah itu hanyalah kebohongan.Dalam hal ini,saya juga sedikit kecewa karena masih banyak saja para penceramah penceramah yang menyisipkan kisah kisah palsu yang tak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya,pada ceramah agama.

Padahal,Rosul sangat melaknat apa yang di sebut sebagai “kedustaan”.Tak ada tempat bagi para pembohong dalam Islam.Apalagi,hal ini dalam hal masalah beragama..Walaupun,itu ditujukan untuk memperkuat iman.Karena,dalam kenyataannya emang hanya agama-agama di luar Muslim saja yang selalu mencampur adukkan kebohongan dalam perkara agamanya.Karena,Islam sangat membenci para pembohong,dan para orang orang Munafik.Karena inilah,ini sekedar harapan ane.Semoga ada perkembangan yang lebih baik dalam dunia perdakwahan di Indonesia.Yang menurut ane sudah sangat terbuka dan fleksible.Banyak,penceramah kini mulai berani untuk mempelajari ilmu perbandingan Mazhab maupun agama.Ini adalah sebuah kemajuan,dan semoga dunia Islam di Indonesia bisa semakin maju lagi.Amien

Wallahu'alam bisshowab

Sumur

http://www.beritasatu.com/ramadan-2012/63279-kisah-wali-allah-yang-sholat-di-atas-air.html
https://www.liputan6.com/regional/read/2648991/kisah-gaib-perang-10-november-kiai-abbas-ledakkan-butiran-tasbih
https://almanhaj.or.id/3521-dusta-pangkal-petaka.html

0 Response to "Kesalahpahaman kita,tentang MUKJIZAT"

Posting Komentar