Hot Manga

Uraa Dan Shinzou Wo Sasageyo Plagiat Kalimat Takbir?

 

Uraa Dan Shinzou Wo Sasageyo Plagiat Kalimat Takbir Allahu akbar?

Uraa Dan Shinzou Wo Sasageyo Plagiat Kalimat Takbir? - Setelah sebelumnya kita telah membahas tentang topik yang berjudul belajar dari anime Attack On Titan tentang larangan melampaui batas serta satu lagi topik yang berjudul belajar dari anime Attack on Titan tentang kisah Iblis penggoda. Nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang topik yang berjudul Membandingkan kata Allahu Akbar, Shinzou wo sasageyo, dan Uraa. Oke tanpa berlama-lama lagi mari langsung saja kita kupas artikelnya.

Anime Islam Terbaru

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bagaimana kabar kalian? semoga masih diberi kesehatan, kesempatan dan keceriaan, sehingga masih bisa menikmati suguhan video artikel-artikel berkualitas tentang anime Islam dari channel egagology.Dan jangan lupa juga untuk like, subscribe dan share video dari kami ke grup chatting komunitas kalian agar channel ini bisa menjadi wadah berkumpulnya para weeaboo-weeaboo barokah di seluruh dunia.
Ya, seperti pada video-video sebelumnya yang membahas tentang seluk beluk dunia serial anime Attack On Titan dari sudut pandang wibu barokah. Pada video kali ini pun, kita masih akan membahas tentang tema yang sama dan juga bisa dikatakan masih termasuk dalam rangkaian pembahasan dari serial anime populer tersebut. Namun pada pembahasan kali ini ada sedikit hal yang berbeda dibandingkan pembahasan-pembahasan di video-video kita sebelumnya. Jika biasanya kita selalu membahas tentang episode-episode terbaru dari anime ini dan pesan-pesan tersembunyi di dalamnya. Pada pembahasan kali ini yang akan kita bahas adalah salah satu detil kecil yang ada di dalam serial anime Attack On Titan ini, yaitu tentang teriakan atau yel yel yang biasa diteriakkan oleh para prajurit militer kerajaan tembok yang juga hingga season ke 4 ini masih tetap didengungkan oleh para pasukan Yeagerist dan bahkan menyebar semangatnya hingga ke kalangan rakyat sipil kaum eldia Pulau Paradise.
Yap, teriakan itu berbunyi Shinzou wo sasageyo, atau yang dalam bahasa Indonesianya bisa diartikan sebagai ku persembahkan jantung ini. Ya ucapan ini sendiri bermakna luas, seperti yang dijelaskan oleh salah satu karakter di dalam anime ini yang bernama  Keith Shadis di episode ke 3 dari anime Attack On Titan season pertama. Ia mengatakan bahwa kata Shinzou wo sasageyo sambil mengepalkan tangan ke arah jantung adalah sebuah bentuk simbolis bagi para  prajurit-prajurit pulau Paradise tentang kesetiaan mereka dan kepatuhan mereka terhadap kerajaan. Dan gesture serta ucapan ini juga bermakna bahwa mereka akan senantiasa menyerahkan jantung hati mereka  kepada kerajaan tembok.
Ya, ucapan ini sejatinya adalah sebuah ikrar dan janji yang diucapkan oleh para pasukan militer kepada kerajaan. Dan bukan hanya divisi pengintai saja yang mengucapkan ikrar ini, namun ucapan dan gesture ini selalu digunakan dan diucapkan oleh semua divisi militer. Dari mulai polisi militer hingga pasukan pelindung raja.Dan lebih dari itu, bahkan sejak para calon pasukan masih menempuh di pendidikan sekolah kadet, mereka pun telah diajarkan mengucapkan ikrar ini dengan disertai gestur mengepalkan tangan ke dada kiri sebagai pengganti gerakan hormat kepada pimpinan yang biasa dilakukan oleh para tentara-tentara di dunia nyata.

Shinzou Wo Sasageyo

Namun, Erwin Smith yang merupakan komandan tertinggi dari pasukan pengintai,  justru menggunakan kata-kata tersebut sebagai teriakan yang digunakannya untuk mengobarkan semangat para pasukannya. Dari sinilah awal mula, teriakan atau yel yel Shinzou wo sasageyo bermula. Dan bisa dikatakan, Erwin Smith merupakan pencetus ide yang melakukan hal tersebut. Ikrar yang akhirnya dijadikan sebuah teriakan penyemangat dan gesture ini pun akhirnya kemudian ditiru oleh para pemimpin-pemimpin Yeagerist saat ini dan juga bahkan digunakan oleh para rakyat sipil kaum Eldia di dalam tembok pulau Paradise untuk mengobarkan semangat mereka dalam mendukung apapun tindakan yang dilakukan oleh Yeagerist.

Teriakan Uraa Putin

Ya, seperti halnya Erwin di dalam serial anime Attack On Titan yang meneriakkan kata Shinzou wo sasageyo, untuk memberikan semangat kepada para pasukan-pasukannya. Di dunia nyata sendiri, saat ini juga tengah viral kata-kata ucapan yang hampir mirip penggunaannya dengan kata Shinzou wo sasageyo di dalam serial anime tersebut, ucapan itu berbunyi “Uraa” yang diteriakkan oleh pemimpin tertinggi Rusia saat ini yaitu Vladimir Putin. Dan disambut serta diikuti oleh para pasukan tentara-tentaranya.
Yap, Putin sendiri meneriakkan kata itu di dalam pidato kebangsaannya ketika ia melepas para pasukan prajurit Rusia yang diterjunkan dalam misi militer ke Ukraina.
 Ya, mungkin karena hal inilah juga mengapa di dunia maya saat ini, ada juga para netizen yang mencocok cocokkan tindakan Erwin Smith di dalam serial anime Attack On Titan dengan tindakan apa yang dilakukan oleh salah satu pemimpin negara dengan luas terbesar di dunia tersebut.
Ya, sebenarnya jika kita melirik dari sejarah teriakan penyemangat para prajurit perang sendiri. Beberapa prajurit-prajurit zaman dahulu, di setiap zamannya biasanya juga selalu memiliki teriakan perannya masing-masing. Namun, biasanya teriakan tersebut bukanlah sebuah teriakan yel-yel penyemangat seperti layaknya Uraa, Shinzou wo sasageyo atau yang lainnya. Teriakan perang di zaman dulu, misalnya di masa masa kerajaan seperti Yunani, Romawi dan Persia hanyalah diteriakkan oleh sang komandan pasukan saja dan tidak diikuti oleh semua pasukannya. Teriakan dan ucapan yang diteriakkan oleh para jenderal perang tersebut pun biasanya hanya ucapan sekali pakai yang diucapkan sebagai bagian dari pidato peperangan saja. Selain itu, ada juga yang menggunakan teriakan peperangan tersebut sebagai bahasa kode untuk menyergap musuh, seperti apa yang dilakukan oleh pasukan Indian kuno. Hal ini dilakukan karena mereka biasanya selalu menggunakan strategi gerilya saat berperang.

Takbir Allahu akbar

Namun, semua itu berubah ketika peradaban Islam lahir di timur tengah pada sekitar abad ke 7 M. Kekuasaan politik Islam dengan pasukan Jihadnya yang tangguh di dalam setiap perjuangannya biasanya selalu meneriakkan kata-kata takbir yang berbunyi “Allahu Akbar” sebagai pelecut semangat bagi para pasukan-pasukan Jihadist berani mati ini.
Yap, dengan kata lain bisa disimpulkan bahwa peradaban Islam adalah peradaban yang pertama kali mencetuskan alias menemukan adanya teriakan pembakar semangat yang diteriakkan oleh seluruh para pasukannya di medan perang. Karena seperti yang telah saya jelaskan diatas, sebelum lahirnya peradaban Islam belum pernah ditemukan adanya peradaban, di mana sang pemimpin pasukan alias jendral perangnya memerintahkan seluruh pasukan militernya untuk meneriakkan satu kata atau kalimat tertentu yang digunakan untuk membakar semangat para pasukan-pasukannya tersebut.
Yap, memang jika kita menelusuri sejarah setelah berkembangnya peradaban Islam ke seluruh dunia, dan juga mengakibatkan terguncangnya hati dan sanubari para musuh-musuh Islam dengan teriakan takbir Allahu Akbar yang menggema dari para pasukan-pasukan Jihadist Islam tersebut. Dari situlah mulai bermunculan kata-kata teriakan dan ucapan pembakar semangat pasukan yang mungkin diciptakan untuk menyaingi kemegahan teriakan takbir di seluruh dunia. Misalnya seperti kata “Tuhan menghendaki” yang diteriakkan oleh pasukan salib ketika mereka berusaha merebut Yerusalem dari tangan pasukan Islam, lalu ada juga kata Uraa di Rusia, ada juga kata Banzai di Jepang pada masa perang dunia ke 2, serta juga kata All Hail Hitler di Jerman pada masa ketika Nazi berkuasa.
Namun, meski begitu tetap saja teriakkan takbir Allahu akbar memang selalu memiliki efek tersendiri dan sukses membakar semangat dan menghadirkan tambahan kekuatan bagi para Muslim yang mendengarnya. Namun di samping itu, teriakan ini juga sukses mengguncangkan dan menciutkan nyali bagi para musuh-musuh Islam yang mendengarnya.
Kalimat takbir juga memiliki tempat tersendiri di hati para rakyat Indonesia. Karena dengan kalimat inilah, para pemuda-pemuda terlecut semangatnya untuk melakukan perlawanan kepada para penjajah yang berusaha merebut kembali Indonesia dari kemerdekaannya pada tanggal 10 November tahun 1945.
Teriakan ini sendiri diteriakkan oleh salah satu pahlawan nasional yang berprofesi sebagai penyiar radio, yaitu yang bernama Bung Tomo.
Btw, jika diantara kalian ada yang bingung dan belum mengetahui apa sebenarnya makna dari kata Allahu Akbar ini? Allahuakbar sendiri bermakna, Allah maha besar, Ya, kata-kata ini adalah sebuah bentuk pengakuan dan kekaguman kita terhadap keagungan Allah Tuhan yang menguasai alam semesta beserta isinya ini.
Karena itulah kenapa kata-kata ini memberi semangat lebih kepada pasukan-pasukan Islam? karena kata-kata ini memberikan makna seolah-olah kita menyerahkan hidup dan mati kita kepada Allah yang maha besar dan maha agung sang penguasa alam semesta. Serta di samping itu juga, kata-kata ini bermakna bahwa segala kemenangan dan kekuatan yang kita miliki seolah-olah menjadi lebih besar dan lebih kuat karena Allah berada di sisi pasukan kita dan meminjamkan kekuatannya kepada kita.

Kesimpulan

Oke, begitulah. Dengan kata lain, saya bisa menyimpulkan bahwa ucapan Shinzou wo sasageyo di dalam anime Attack on Titan merupakan sebuah bentuk teriakan pembakar semangat pasukan yang secara tidak langsung bisa dikatakan terinspirasi dari teriakan takbir Allahu Akbar yang diteriakkan oleh pasukan-pasukan Jihadist Islam. Hal itu bisa terjadi karena, Islam merupakan peradaban yang pertama kali mencetuskan ide untuk meneriakkan kalimat takbir Allahu Akbar yang kepada semua pasukan Islam. Semua itu bertujuan untuk lebih menambah keyakinan dan semangat mereka dalam melakukan tugas berjihad.

Oke, mungkin sekian dulu pembahasan kita kali ini. Semoga bermanfaat.  Dan akhir kata, assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh salam hangat egagology

Uraa Dan Shinzou Wo Sasageyo Plagiat Kalimat Takbir?

4 komentar: