Hot Manga

Jika Connie Springer beragama Islam

Jika Connie Springer beragama Islam

Jika Connie Springer beragama Islam - Setelah sebelumnya kita telah membahas tentang topik yang berjudul belajar dari anime Attack On Titan tentang larangan melampaui batas  serta satu lagi topik yang berjudul membandingkan kata Allahu Akbar, Shinzou wo sasageyo, dan Uraa. Nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang topik yang berjudul andaikan Conny Springer beragama Islam. Oke tanpa berlama-lama lagi mari langsung saja kita kupas artikelnya.

Anime Islam Terbaru

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bagaimana kabar kalian? semoga masih diberi kesehatan, kesempatan dan keceriaan, sehingga masih bisa menikmati suguhan video artikel-artikel berkualitas tentang anime Islam dari channel egagology.Dan jangan lupa juga untuk like, subscribe dan share video dari kami ke grup chatting komunitas kalian agar channel ini bisa menjadi wadah berkumpulnya para weeaboo-weeaboo barokah di seluruh dunia.
Ya sesuai judul di atas, hari ini kita masih akan membahas tentang anime berjudul Attack On Titan. Tepatnya yang akan kita bahas kali ini adalah tentang alur cerita episode ke 26 dari anime Attack On Titan season ke 4 ini.
Di mana di episode ini diceritakan bahwa teman-teman Eren yang tergabung dalam kelompok aliansi Eldia Marley berusaha secepat mungkin pergi menuju negara Marley untuk menghentikan Eren dalam usahanya yang ingin menghancurkan dan menggenosida semua umat manusia di dunia ini, kecuali kaum Eldia yang tinggal di pulau Paradise.
Kenapa mereka mencoba menghalangi Eren? karena bagi mereka, tindakan yang dilakukan oleh Eren tersebut sudah benar-benar berlebihan. Tidak ada satupun dari teman-teman Eren seperti misalnya Mikasa, Armin, Jean, dan Conny yang mengharapkan terjadinya penggenosidaan umat manusia. Karena itulah, mereka dibantu Hange dan Levi serta beberapa mantan penghianat dan mantan musuh seperti misalnya Annie, Reiner, Gabi, Falco dan Komandan Magath sekuat tenaga untuk menghentikan tindakan Eren tersebut, meskipun hal itu akan berakibat menjadikan mereka di cap sebagai pengkhianat negara.
Namun usaha baik mereka itu, harus terhalang oleh pasukan Yeagerist. Yaitu pengikut setia dari Eren Yeager yang menunggu mereka di pelabuhan Eldia yang merupakan akses keluar satu-satunya dari pulau Paradise tersebut. Floch yang merupakan pemimpin dari kelompok Yeagerist sekaligus salah satu antagonis utama dari anime ini selain Eren akhirnya memerintahkan para anak buahnya untuk segera pergi pelabuhan menggunakan kereta. Dan disana mereka diperintahkan untuk  berjaga jaga dan mengamankan daerah sekitar pelabuhan.  Hal ini dilakukan karena, mereka mencurigai Mikasa dan kawan-kawan telah berkhianat ke pihak Marley.
Lalu setelah itu, Floch pun berusaha membunuh Azumabito, yang merupakan salah satu sekutu Eldia di masa lalu. Karena ia menganggap bahwa pesawat yang dimiliki oleh Azumabito bisa dimanfaatkan oleh Mikasa dan Aliansi untuk kabur dari pulau Paradise. Selain itu, Floch juga menganggap bahwa pesawat itu sama sekali tidak dibutuhkan oleh kelompok Yeagerist.
Ketika Floch hendak membunuh Azumabito, di saat itu pulalah kelompok aliansi Marley-Eldia datang menyelamatkannya dari ancaman Floch dan Yeagerist.
Alhasil, pertarungan sesama mantan rekan seperjuangan antara Yegerist dan aliansi Eldia-Marley pun tak terhindarkan.

Conny membunuh Samuel dan Daz

Ya, di dalam adegan pertarungan inilah terdapat salah satu adegan menarik yang terjadi di akhir dari episode ke 26 ini.. Dimana diceritakan bahwa Armin dan Conny harus berhadapan dengan Samuel dan Daz demi memperebutkan pesawat Azumabito yang akan digunakan oleh aliansi Eldia Marley untuk kabur dari pulau tersebut. Conny dan Armin berusaha keras meyakinkan Samuel dan Daz untuk melepaskan bom yang sebelumnya telah mereka pasang di pesawat tersebut. Sedangkan Samuel dan Daz yang akhirnya mengetahui kebenarannya dari Floch bahwa Armin dan Conny adalah pengkhianat Yeagerist, berusaha keras untuk meledakkan pesawat tersebut dan mengancam akan menembak mereka berdua jika mereka masih berani menghalangi tindakan Samuel dan Daz tersebut.
Karena itulah akhirnya mereka berempat bertarung, Daz yang pada saat itu menodongkan senjatanya ke kepala Armin akhirnya ditembak mati oleh Conny yang berhasil merebut senjata dari tangan Samuel.
Lalu, Samuel yang telah terdesak tanpa senjata, karena senjatanya telah direbut oleh Conny akhirnya dengan mudah di tembak berkali-kali oleh Conny dari jarak dekat hingga akhirnya Samuel yang pernah diselamatkan oleh Sasha di season pertama itu pun mati mengenaskan.

Setelah itu, Conny yang telah berhasil mengatasi sisi kemanusiaannya tersebut itu pun akhirnya berteriak sekuat tenaga melampiaskan kekesalannya dan kesedihannya, karena harus melakukan tindakan sekeji itu.
Ya, memang beberapa adegan di episode ini memang bisa dibilang cukup berhasil menyajikan perasaan adrenalin yang tinggi dengan adegan-adegan pertarungannya, dan juga sekaligus perasaan miris serta kesedihan melihat adegan di mana sesama kaum Eldia harus saling membunuh karena perbedaan tujuan politik dan idealisme.
Namun disisi lain, adegan pembunuhan yang dilakukan Conny ternyata juga sedikit dikritisi oleh para penggemar dari serial anime ini. Ya, hal itu dikarenakan Conny membunuh Samuel yang sejatinya sudah tidak memiliki senjata lagi dengan cara yang sangat brutal dan kejam.
Ya walaupun begitu, mungkin kita masih bisa mentolerir tindakan Conny yang menembak mati Daz di adegan yang sama. Karena Daz pada saat itu tengah mengancam Armin dengan cara menodongkan senjata apinya ke kepala Armin.
Namun, khusus untuk kasus Samuel, hal ini benar-benar berbeda. Apalagi sesaat sebelum kematiannya, Samuel telah meminta Conny untuk berhenti dan memohon agar ia tidak menembaknya. Tetapi Conny bergeming, dan tetap menembakan senjatanya ke arah kepala Samuel berkali-kali.
Ya, memang jika kita berbicara tentang Conny di season ke 4 dari anime ini. Bisa dikatakan Conny mengalami sedikit perubahan watak karakter yang cukup besar di season ini, terutama setelah kematian Sasha.
Salah satu bukti lainnya yang mengindikasikan bahwa terjadi perubahan watak dan karakter dari Conny. Pastinya adalah terdapat dalam salah satu tindakan Conny di episode ke 24 dari anime Attack On Titan Season ke 4 ini. Dimana pastinya kita masih ingat tindakan Conny di awal dari episode ini yang dengan tega berusaha menjebak Falco untuk menjadi santapan bagi ibunya yang telah menjadi Titan. Dan semua itu hanya demi ambisi pribadinya mengembalikan wujud ibunya seperti sedia kala.
Ya, tindakan yang diperbuat oleh Conny tersebut dan ditambah lagi dengan tindakan dan perilaku yang dilakukan oleh Conny di episode ke 26 dari season ke 4 ini. Dari sudut pandang manapun dan apapun pastinya bisa kita katakan bahwa semua tindakan Conny itu sangatlah keji, biadab dan tidak berperasaan. Bahkan menurut hukum peperangan internasional pun, apa yang dilakukan Conny tersebut sangatlah melanggar hukum internasional, yang mengatur segala peperangan yang terjadi di setiap negara.
Ya. melihat watak dan karakter Conny di season ke 4 ini dan juga melihat perilaku, tindakan dan segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Conny di season ke 4 ini. Saya jadi mulai berandai-andai, jika saja Conny itu beragama Islam, dan taat pada agamanya. Saya rasa, pembunuhan Samuel dan juga percobaan penumbalan Falco tidak akan terjadi. Kenapa? Karena Islam sangat melarang para umatnya melakukan hal tersebut. Seperti yang tertulis salah satu hadist yang berbunyi

"Rasulullah mengecam keras pembunuhan terhadap kaum wanita dan anak-anak," (HR Bukhari 3014 dan Muslim 1744).

Lalu, di dalam dalil lainnya juga disebutkan bahwa, Islam sangat melarang kita untuk membunuh seseorang yang tidak bersenjata dan juga melampaui batas. Seperti yang disebutkan di dalam dalil Al Qur’an yang berbunyi
Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.(QS Al-Baqarah 2:190)


Ya, dari dalil dalil di atas sudah jelaslah bahwa Islam sangat tidak mendukung segala perbuatan yang melampaui batas. Dan juga Islam sangat melarang kita untuk membunuh seseorang yang tidak berbahaya dan tidak menyerang kita. Dengan kata lain Islam juga melarang kita untuk membunuh seseorang yang tidak bersenjata seperti yang dilakukan oleh Conny di episode ke 26. Dan selain itu Islam juga melarang kita untuk mengorbankan anak kecil dan wanita, seperti yang dilakukan Conny mengorbankan anak kecil yaitu Falco di episode 24 dari season ke 4 anime Attack On Titan ini.
Ya btw Attack On Titan season ke 4, tepatnya di  episode ke 27 juga ternyata memperlihatkan adegan yang bisa dikatakan melampaui batas seperti yang dilakukan Conny tersebut. Namun kali tindakan melampaui batas tersebut dilakukan oleh Mikasa. Dimana di perlihatkan bahwa Mikasa dengan sengaja mengaktifkan tombak petir yang dipegang oleh 2 orang Yeagerist yang sebelumnya telah ia bunuh terlebih dahulu. Akibatnya, tombak itu pun meledak dan menghancurkan kedua tubuh kedua orang tersebut, sehingga berhamburan ke atas bagaikan hujan darah.

Pembantaian April Mop

Ya ketika saya menonton episode ke 27 ini, saya bisa mengatakan bahwa adegan ini diklasifikasikan sebagai tindakan yang sangat keji. Karena di adegan tersebut, tubuh kedua orang tersebut sama sekali tidak menyisakan jasad bentuk sama sekali dan hancur berkeping-keping tanpa tersisa. Bahkan lautan pun diperlihatkan menjadi berwarna merah di adegan episode ke 27 ini. Karena terlalu banyaknya korban dari pihak Yeagerist yang dibunuh oleh aliansi Eldia Marley ini.
Ya, berbicara tentang tindakan yang melampaui batas. Saya menjadi teringat dengan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam, yaitu peristiwa april mop atau april fools yang jatuh pada tanggal 1 april. Ya jika kalian belum mengetahui sejarah dari April Mop sendiri, semua itu berawal dari sejarah tanggal 1 april tahun 1487 M. Di mana pada peristiwa tersebut, terjadi pembantaian yang dilakukan oleh para pasukan Spanyol yang beragama Kristen terhadap umat Islam yang terjadi di Andalusia Spanyol. Peristiwa ini disebut april Mop atau april Fool karena sebelum terjadinya pembantaian tersebut, para pasukan Spanyol tersebut menipu para umat Muslim dengan mengatakan bahwa mereka akan membebaskan, dan  mengawal para Muslim Andalusia, serta bahkan mengantar mereka keluar dari Andalusia dengan menggunakan kapal mereka. Namun, ketika para Muslim Andalusia tersebut mencoba mempercayai mereka dan keluar dari tempat persembunyian mereka, dengan segera mereka dibantai oleh pasukan Spanyol.
Oke, mungkin sekian dulu pembahasan kita kali ini. Semoga bermanfaat.  Dan akhir kata, assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh salam hangat egagology

Tidak ada komentar